Header Ads

Dewan Hadramaut Perkuat Konsolidasi Awal di Mukalla, Yaman


Pertemuan perdana Dewan Hadramaut Nasional resmi digelar pada Sabtu pagi di Kota Mukalla, menandai dimulainya fase baru konsolidasi politik dan sosial di wilayah Hadramaut. Rapat ini menjadi langkah awal lembaga tersebut dalam memperkuat koordinasi internal serta meneguhkan sikap kebersamaan nasional.

Rapat dihadiri oleh jajaran pimpinan Dewan Hadramaut Nasional serta Ketua Badan Pimpinan Para Hakim Dewan, Hakim Abdullah bin Ajaj al-Nahdi. Kehadiran para tokoh ini dipandang sebagai sinyal kuat komitmen kolektif untuk mengawal kepentingan Hadramaut secara bertanggung jawab.

Sekretaris Jenderal Dewan Hadramaut Nasional, Issam bin Hubreish al-Kathiri, membuka pertemuan dengan sambutan yang menekankan pentingnya peran kepemimpinan dalam menjawab tantangan daerah. Ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pimpinan dewan dan badan hakim dalam mengabdi kepada aspirasi masyarakat Hadramaut.

Dalam sambutannya, Issam bin Hubreish menilai pertemuan tersebut sebagai momentum strategis untuk menyatukan visi dan langkah. Ia menegaskan bahwa fase awal ini akan menentukan arah kebijakan dewan dalam periode mendatang.

Rapat kemudian membahas berbagai perkembangan terbaru di kancah Hadramaut, termasuk dinamika politik, keamanan, dan sosial yang tengah berlangsung. Para peserta sepakat bahwa situasi yang berkembang menuntut koordinasi yang matang dan sikap yang bijak.

Selain perkembangan terkini, pertemuan juga mendiskusikan sejumlah keputusan penting yang akan diambil oleh pimpinan dewan dalam waktu dekat. Keputusan tersebut diarahkan untuk memperkuat peran Dewan Hadramaut Nasional sebagai representasi kepentingan daerah.

Sekretaris Jenderal juga mengajak seluruh masyarakat Hadramaut untuk bersatu di bawah satu kepentingan bersama. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat ikatan sosial, dan menolak segala bentuk perpecahan.

Dalam kesempatan itu, Issam bin Hubreish turut menyampaikan penghargaan atas peran Kerajaan Arab Saudi dalam mendukung keamanan dan stabilitas Hadramaut. Dukungan tersebut dinilai berkontribusi besar terhadap ketenangan dan keberlanjutan pembangunan di wilayah tersebut.

Pimpinan Dewan Hadramaut Nasional menegaskan dukungan penuh terhadap pemerintah daerah Hadramaut yang dipimpin Gubernur Salem Ahmed al-Khanbashi. Dukungan ini diarahkan pada upaya mewujudkan stabilitas, pelayanan publik yang lebih baik, dan pembangunan berkelanjutan.

Para peserta rapat menilai kerja sama antara lembaga politik dan pemerintah daerah sebagai kunci keberhasilan pembangunan. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menghindari tumpang tindih kebijakan dan konflik kepentingan.

Dalam rapat itu juga disampaikan apresiasi terhadap langkah anggota Dewan Transisi Selatan yang membubarkan dewan mereka. Langkah tersebut dinilai sebagai sikap nasional yang bertanggung jawab demi meredam ketegangan politik.

Isu partisipasi Hadramaut dalam dialog selatan yang akan digelar di Riyadh, Arab Saudi, turut menjadi agenda penting pembahasan. Para pimpinan sepakat bahwa Hadramaut harus terlibat aktif dalam dialog tersebut.

Dialog selatan dipandang sebagai jalur terbaik untuk menyelesaikan persoalan selatan secara damai dan komprehensif. Oleh karena itu, partisipasi Hadramaut dinilai tidak boleh bersifat pasif.

Para peserta menekankan adanya kekhususan wilayah timur, terutama Hadramaut, yang memiliki nilai historis dan geografis penting. Kekhususan ini harus tercermin dalam setiap proses dialog dan pengambilan keputusan.

Dewan Hadramaut Nasional menilai pentingnya memasuki dialog dengan satu visi yang terpadu. Kesatuan pandangan dianggap sebagai modal utama agar aspirasi Hadramaut tersampaikan secara kuat dan jelas.

Rapat juga membahas rencana pendirian kantor resmi Dewan Hadramaut Nasional di Kota Mukalla. Kota ini dipilih karena memiliki nilai simbolik sebagai ibu kota provinsi dan pusat aktivitas sosial.

Para pimpinan mendorong agar proses persiapan dan peresmian kantor tersebut dipercepat. Keberadaan kantor permanen diharapkan dapat mendekatkan dewan dengan masyarakat.

Dewan Hadramaut Nasional ditegaskan sebagai payung bersama bagi seluruh kekuatan dan komponen Hadramaut. Lembaga ini terbuka bagi tokoh politik, sosial, dan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Pendekatan inklusif menjadi prinsip utama yang ingin diwujudkan oleh dewan. Dengan merangkul berbagai unsur, dewan berharap mampu menjadi representasi sejati masyarakat Hadramaut.

Tujuan utama dewan, sebagaimana ditegaskan dalam rapat, adalah melayani seluruh warga Hadramaut tanpa diskriminasi. Pelayanan publik dan advokasi kepentingan daerah menjadi fokus kerja ke depan.

Rapat perdana ini pun ditutup dengan penegasan komitmen untuk memperkuat semangat persaudaraan dan toleransi. Para pimpinan berharap Dewan Hadramaut Nasional dapat menjadi ruang pemersatu demi masa depan Hadramaut yang aman dan sejahtera.